PENELITIAN TINDAKAN KELAS : Penerapan Model Pembelajaran Komparasi dapat Mencapai Ketuntasan Belajar Siswa Kelas V pada mata Pelajaran Ilmu Pengetahuan Alam (IPA) SDN XX

Dalam mencapai suatu tujuan pembelajaran yang direncanakan,maka tentu guru dituntut merencanakan segala yang berhubungan dengan kegiatan pembelajaran yang tersusun secara terarah dan sistimatis sehingga pada apa yang direncanakan terwujud sesuai harapan. Akan tetapi kenyataan sering menunjukkan walaupun desain pembelajaran telah direncanakan secara matang dengan pertimbangan dan analisis berbagai hal ,akan tetapi hasil pembelajaran terkadang tidak [...]

PENELITIAN TINDAKAN KELAS : Meningkatkan Pemahaman Siswa Pada Materi Bangun Datar Melalui Penggunaan Alat Peraga Untuk Kelas III SDN XX

Dalam kegiatan pembelajaran di kelas, banyak sekali masalah- masalah yang dihadapi guru maupun siswa. Masalah tersebut antara lain dapat berupa masalah yang berhubungan dengan proses dan hasil belajar siswa yang tidak sesuai dengan harapan guru, juga termasuk hal – hal yang berkaitan dengan cara guru mengajar maupun perilaku siswa. Siswa dapat mencapai tujuan pembelajaran merupakan [...]

FAKTOR-FAKTOR KESULITAN BELAJAR DALAM MENGIKUTI MATA PELAJARAN KETERAMPILAN TATA BUSANA DI SMP XX

Upaya peningkatan sumber daya manusia dapat dilakukan melalui penyelenggaraan pendidikan di sekolah dengan memasukkan mata pelajaran yang relevan dengan kebutuhan masyarakat. Mata pelajaran keterampilan memiliki fungsi untuk mengembangkan kreativitas, mengembangkan sikap produktif, mandiri dan mengembangkan sikap menghargai berbagai jenis keterampilan atau pekerjaan dan hasil karya. Tujuan mata pelajaran keterampilan tata busana adalah : (1) mendidik [...]

Perbandingan Hasil Belajar Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Grup Investigation dengan Model Pembelajaran Ikuiri pada Pelajaran Pengontrolan Menggunakan PLC di Kelas III TPTL SMK XX

Standar Kompetensi Lulusan (SKL), untuk pendidikan di sekolah menengah kejuruan menuntut siswa agar dapat membangun dan menerapkan informasi dan pengetahuan secara logis, kritis, kreatif dan inovatif. Untuk mewujudkan tujuan tersebut diperlukan sistem pemelajaran yang menuntut siswa agar dapat berpikir kreatif, mandiri serta dapat bekerja sama untuk menyelesaikan suatu masalah. Kompetensi pengontrolan menggunakan PLC (Programmable Logic [...]

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 44 pengikut lainnya.